Wednesday, April 09, 2008

Kawah Putih.
Ketika melangkahkan kaki menuruni tangga, tampak jari-jari yang menari di atas senar kecapi. Lantunan lagu Sunda oleh seorang Bapak dengan penutup kepala yang khas itu seakan-akan mengiringi kedatangan kami memasuki lokasi.


Hawa sejuk pun menyergap, bahkan kepulan-kepulan asap putih dari mulut menyertai kami yang berbicara satu sama lain. Akhirnya sampai juga kami di tujuan pertama perjalanan.


Air yang menggenangi kawah itu memang memiliki warna khas, berpadu dengan tebing dan langit biru sungguh menyajikan pesona indah tersendiri.

Tampak para pengunjung di sana berdiri dan menyusuri pinggiran kawah itu. Tak ketinggalan juga kami yang melangkah ke sana sini untuk mencari sesuatu yang menarik.


Setelah asyik dan puas menikmati, kami pun pergi. Beranjak dari lokasi dan menaiki tangga yang tadi kami tapaki. Sekali lagi terlihat jari-jari yang menari di atas senar kecapi, kali ini bukan Bapak tadi yang menyanyi. Melainkan temannya seorang pedagang yang sedang istirahat di sana sembari menemani.

Sungguh sebuah pemandangan sederhana akan sebuah kekerabatan yang mendalam. Yang sama-sama berjuang dalam pergumulan hari, duduk sejenak melepas lelah sambil berseri.

-rdt-

11 comments:

Melisa said...

Bagus pemandangannya :)

rw said...

nih orang kerjanya jalan jalan terus

vendy said...

dapetnya pas awan lagi bagus2nya nih. ada uapnya ga Rud? :D

rdt said...

@Vendy : ada sih Ven, ga banyak tapi..... dikit gitu... huehue

Bobby Bong said...

asyik banget bisa jalan2 terus bos, lagi donk fotonya. :D

rdt said...

@Bobby : huehue..sabar ya bos..sabar...

joanne said...

wah keren nih memandang kehidupan dari sudut pandang yg ga biasa ;)
met kenal yaaa...

rdt said...

@joanne: huehue..bisa aj loe, yup salam kenal.

Mysterious Surfer said...

Saya suka blog awak ni. Kita bertukar2 link ya. Blog ini sudah saya add dalam http://blog-misteri.blogspot.com/

pipiew said...

kawah putih asli cakep, apalagi kalo pas ga rame pengunjung :D

anda said...

Betapa indah ciptaan TUHAN.Kita bukan apa-apa dihadapannya.Luar biasa